This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Monday, 27 April 2015

Hubungan Mol dengan Kemolaran

Ini adalah ringkasan sedeehananya hubungan molar dengan kemolaran.

Selamat belajar kawaan..:-D

Friday, 24 April 2015

HOMOITERM

Homoiterm adalah hewan berdarah panas. Pada hewan homoiterm suhunya lebih stabil, hal ini dikarenakan adanya reseptor dalam otaknya sehingga dapat mengatur suhu tubuh. Hewan homoiterm dapat melakukan aktivitas pada suhu lingkungan yang berbeda akibat dari kemampuan mengatur suhu tubuh. Hewan homoiterm mempunyai variasi temperatur normal yang dipengaruhi oleh faktor umur, faktor kelamin, faktor lingkungan.

Saturday, 18 January 2014

BENTUK MUKA BUMI DARATAN DAN LAUTAN


1. Bentuk Muka Bumi Daratan
Daratan adalah wilayah yang luas dimana daerahnya tidak digenangi oleh perairan.
a. Gunung
Gunung merupakan suatu bentuk daratan yang menjulang tinggi menyerupai kerucut dan memiliki lereng. Ketinggiannya dapat mencapai lebih dari 1.500 m diatas permukaan laut.
b. Pegunungan
pegunungan adalah rangkaian dari beberapa gunung besar dan kecil yang memanjang dan sambung menyambung satu sama lain.
c. Bukit
Bukit merupakan gunung yang ketinggiannya tidak lebih dari 600 m diatas permukaan laut.
d. Dataran Tinggi
Dataran tinggi adalah tanah datar yang luas dan tingginya antara 200 m – 1.500 m diatas permukaan laut.
e. Dataran Rendah

2. Bentuk Muka Bumi Dasar Laut
Penampang (relief) dasar laut dapat dibedakan menjadi beberapa macam, yaitu
a.        Paparan Benua, yaitu laut yang masih merupakan bagian dari daratan atau benua. Kedalamannya kurang dari 200 meter.
b.        Lereng Benua (Continental Slope), yaitu lereng yang letaknya di antara paparan benua dan laut dalam. Kedalamannya lebih dari 200 meter.
c.        Lubuk Laut (The Deep), yaitu dasar laut yang bentuknya menurun ke bawah dan jauh lebih dalam dari daerah sekitarnya. Berdasarkan bentuknya, the deep dibedakan menjadi dua.
1)                    Basin atau lubuk laut atau ledok laut, yaitu dasar laut yang bentuknya cekung atau lubuk atau seperti jembangan,  membentuk huruf U yang memanjang dan memiliki tebing terjal.
2)                    Palung Laut, yaitu laut yang sangat dalam yang bentuknya seperti celah memanjang dengan penampang melintang berbentuk V.
d.   Punggung Laut, yaitu dasar laut yang berbentuk seperti antiklinal, namun puncaknya belum menyembul ke atas permukaan laut.
e.       Gunung Laut, yaitu gunung yang muncul didasar laut dengan puncak tinggi yang menjulang keatas permukaan air laut.
Relief dasar laut dapat terbentuk karena beberapa factor berikut:
a.       adanya pergeseran lapisan lempeng samudra dan benua sebagai akibat gerakan magma yang menekan ke kerak bumi. Pergeseran lempeng ini menimbulkan terbentuknya parit atau palung.
b.      Instrusi magma dari lapisan mantel yang menimbulkan terjadinya gunung api dasar laut.